Arikunto, S. (2012). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2006 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Fatimah, R., & Arifin, M. (2022). Penguatan kompetensi guru dalam penyusunan perangkat ajar. Jakarta: Pustaka Edukasi.
Hidayat, T. (2023). Pelatihan modul ajar sebagai strategi peningkatan profesionalisme guru. Bandung: Edupress.
Jamil, M., Refi, T. M., Wiriani, E., & Aziz, A. (2021). Pengabdian Peningkatan Keterampilan Menyusun Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru-Guru di Aceh Timur. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1-8.
Kemendikbud. (2022a). Panduan penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbudristek. (2022b). Kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan.
Kunandar. (2015). Penilaian autentik: Penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013. Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sari, D. M. (2023). Efektivitas pelatihan terbimbing dalam pengembangan modul ajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(1), 85-93.
Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sutarto, E. (2023). Desain pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Deepublish.
Wibowo, S. B. (2020). Manajemen penilaian dalam pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.
Yusuf, A., & Hasanah, L. (2021). Dampak modul ajar terhadap pencapaian hasil belajar. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(2), 112-120.
Zainul, A. (2001). Penilaian hasil belajar siswa. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdiknas.
Zubaidah, S. (2022). Merancang pembelajaran adaptif dalam Kurikulum Merdeka. Surabaya: Unesa Press.