Optimalisasi Kemampuan Guru MTsS KP. Beusa dalam Penyusunan Modul Kurikulum Merdeka melalui Pendekatan SGM
DOI:
https://doi.org/10.58477/api.v3i2.264Keywords:
Pengembangan Modul, Kurikulum Merdeka, Small Group Mentoring (SGM)Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru di MTsS KP. Beusa dalam menyusun Pengembangan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Small Group Mentoring (SGM). Penelitian ini dilaksanakan pada periode Juli hingga September 2024, dengan melibatkan 12 orang guru dari tiga madrasah tersebut sebagai subjek penelitian. Prosedur penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi dan evaluasi. Data utama yang digunakan adalah produk guru berupa Pengembangan Kurikulum Merdeka, sedangkan data pendukung meliputi tingkat partisipasi guru dalam kegiatan pembelajaran dan respon guru terhadap pelaksanaan kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penilaian produk, dan angket, kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menyajikan data secara naratif. Kesahihan analisis data dijamin dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir siklus II: (1) rata-rata nilai Pengembangan Kurikulum yang dihasilkan oleh guru adalah 88,6; (2) 11 guru (100%) memperoleh nilai di atas 80; (3) partisipasi guru dalam kegiatan mencapai 90,9%; dan (4) 92,7% peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan Small Group Mentoring (SGM) secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan guru-guru MTsS KP. Beusa dalam Menyusun Pengembangan Modul Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Arifin, Z. (2017). Manajemen Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Hidayat, D., & Nugroho, M. (2020). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 45-55.
Iskandar, B. (2018). Penerapan Strategi Guru Mengajar (SGM) dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 15(3), 78-86.
Kurniawan, E., & Susanto, H. (2019). Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Kompetensi Guru dan Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 10-20.
Mulyasa, E. (2016). Pengembangan Kurikulum Merdeka. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasution, S. (2015). Teori Pengajaran: Konsep-konsep Dasar dalam Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Pratiwi, R. (2020). Perencanaan dan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah. Jakarta: Rajawali Pers.
Ramadhani, R. (2018). Penerapan Model Observasi dalam Penelitian Tindakan. Bandung: Alfabeta.
Setiawan, H. (2022). Refleksi dalam Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Surya, A., & Sulastri, A. (2017). Strategi Pengembangan Modul Pembelajaran untuk Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru, 8(4), 61-69.
Suryani, D., & Wijaya, B. (2021). Optimalisasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka melalui Pendekatan SGM. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 13(1), 22-30.
Sutrisno, A. (2021). Strategi Small Group Mentoring dalam Pengembangan Profesionalisme Guru. Malang: Literasi Nusantara.
Wahyuni, D. (2019). Pendekatan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 35-40.
Wijaya, H. (2019). Identifikasi Masalah Pendidikan dan Alternatif Solusinya. Surabaya: Indeks.
Yahya, M. (2022). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Program Refleksi Mingguan pada Guru MTsS Monisa Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia, 1(2), 59-67.
Zulkifli, M. (2018). Penyusunan Modul Pembelajaran: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Penerbit Andi.