Cindy Zahira Putri
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Lira Syara Sabila
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Shela Ayu Safitri
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Ameldyah Pramesti
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Alya Naura Tifania Ayu
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Putri Regina
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Nabila Adelia Ramadhani
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Tri Trisnamiati
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Baharudin Darusman
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Renata
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Rizka Novia Atmadani
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Departemen Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Adnan, A. B., & Siswani, S. (2019). Peran Kader Jumantik Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet Timur Tahun 2019. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 3(2), 204-218.
Akbar, H., & Maulana Syaputra, E. (2019). Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 2(3), 159–164.
https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3.626
Fajar, D. R., Sari, I. W., Samsuriadi, & Sadik, A. F. (2024). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penyimpanan Dan Pemusnahan Obat Di DesaPadaelo Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. 04(2), 103–108.
Ghodiq Ufthoni, Bagoes Widjanarko, Apoina Kartini, Tri Joko, Mochamad Abdul Hakam, & Hendrixus Eko SuraniPutro. (2022). Edukasi Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(2), 121–130.
http://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id
Nasution, S., Sadono, D., & Wibowo, C. T. (2018). Penyuluhan Kesehatan untuk Pencegahan dan Risiko Penyakit DBD dalam Manga dan Infografis. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 104-117.
Prasetya, E. P., Abdulrahman, & Rahmalia, F. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Tentang Kesehatan, Pendidikan Dan Kreatifitas. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 19–25.
http://pkm.uika- bogor.ac.id/index.php/ABDIDOS/article/view/69
Rasdianah, N., & Uno, W. Z. (2022). Edukasi Penyimpanan dan Pembuangan Obat Rusak/ Expire date dalam Keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 1(1), 27–34.
https://doi.org/10.37905/phar.soc.v1i1.14086
Rosalinda, C., Rochim, A. I., & Ismail, H. (2025). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN DANPENANGGULANGAN HIV-AIDS (HUMANIMMUNODEFICIENCYVIRUS–ACQUIRED IMMUNO DEFICIENCY SYNDROME)DIKABUPATEN SIDOARJO. 5(01), 1–23.
Sembiring, E. E. (2023). Edukasi Pencegahan dan Pertolongan Pertama Demam Berdarah Dengue di Rumah. Jurnal Lentera - Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 01–05.
https://doi.org/10.57207/lentera.v4i1.41
Setiawan, G., & Budi, G. S. (2023). Implementasi Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Untuk Penyakit DBD. DIKE : Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(2), 44–48.
https://doi.org/10.69688/dike.v1i2.36
Sucipto, P. T., Raharjo, M., & Nurjazuli, N. (2015). Faktor–faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan jenis serotipe virus Dengue Di Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 14(2), 51-56.
Sufri, R., Setiawan, R., Pratama, A. S., & Awani, M. (2025). Sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Di Gampong Lampreh Lamjampok Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar. 3(2), 01–07.
Sukohar, A. (2014). Demam Berdarah Dengue (DBD). Medula: Jurnal Profesi Kedokteran Universitas Lampung, 2(02), 152633.
Suprapto, S., & Arda, D. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(2), 77–87.
https://doi.org/10.25311/jpkk.vol1.iss2.957
Wahyuni, S., Putri, Y. A., Salsabila, C. T., Aprilla, A. R., & Rubiah, E. (2024). Gambaran Epidemiologi dan Pengendalian Penyebaran Penyakit Demam Berdarah di Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Jikes:Jurnal Ilmu Kesehatan, 2024(1), 35–43.